Sumber Air Sudah Dekat, Perumda TKR Gelar Sosialisasi

Kabupaten Tangerang (brita7.com) – Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang,  terus mempercepat perluasan layanan air bersih di Kabupaten Tangerang.

Sebagai bagian dari upaya percepatan, Perumda TKR  menggelar sosialisasi pemasangan jaringan pipa dari satu pemukiman ke pemukiman lainnya. Yang terbaru, sosialisasi berlangsung di Perumahan Serdang Asri 2, Desa Panongan dan Serdang Asri 3 Desa ciakar.

Kepala Perumda TKR, Wilayah Citra Raya  Baya P Hatta, menjelaskan, pemasangan pipa PDAM dengan metode boring manual ( disebut boxing manual) adalah teknik menembus tanah di bawah jalan/struktur tanpa galian terbuka.

“Menggunakan pipa besi runcing yang didorong secara manual untuk menciptakan lubang.. Metode ini efisien untuk pipa rumah tangga dan pipa HDPE, meminimalkan kerusakan permukaan jalan, papar Baya dalam sosialisasi di Perumahan Serdang Asri 3, Jumat (17/4/2026).

Rencana pemasangan Pipa HDPE ini, lanjut Baya, sepanjang 19 km  dan akan menelan biaya kurang lebih Rp 5 milyar. Pada teknisnya nanti pekerja akan menggali tanah dengan ukuran  panjang 1m x lebar 40 cm dengan kedalaman 80 cm, dengan jarak antara galian 12 m.

Dalam kesempatan sosialisasi tersebut pihak pemborong dari CV Rival, Tarman juga menyampaikan bahwa pemasangan Pipa HDPE dengan sistem boring manual akan lebih rapih dan tidak merusak jalan.

“Nanti tanah galian akan kami tampung dengn karung dan setelah selesai galian akan kami rapikan kembali seperti semula, dan jika ada jalan yang terkena galian maka kami wajib memperbaiki seperti semula,” jelas Tarman.

Teknisnya dalam pemasangan pipa PDAM ini, akan menentukan jalur pipa lebih dulu, dengan kedalaman galian dibawah jalan, dan memastikan lokasi bebas dari utilitas lain (kabel/pipa lain).

“Selanjutnya menggali dua lubang penampung (pit) di kedua sisi jalan/penghalang yang akan ditembus. Pipa besi (sebagai casing sementara atau stang bor) yang ujungnya diruncingkan didorong atau dipukul secara manual menembus tanah dari satu pit ke pit lainnya,” papar Tarman..

 Setelah lubang tembus, pipa HDPE PDAM disambungkan ke ujung pipa besi, kemudian pipa besi ditarik kembali ke arah awal, sehingga pipa HDPE ikut tertarik masuk ke dalam tanah.

 Pipa HDPE dipasang dengan klem sadel pada jaringan distribusi utama, dilakukan uji tekan (pressure test) untuk memastikan tidak ada kebocoran, lalu pit ditimbun kembali.

Warga dalam kesempatan sosialisasi tersebut juga ada yang menanyakan terkait instalasi atau pipa milik Cv Dwikarya pengelola air sebelumnya yang sudah pailit apakah akan dicabut atau tetap tertanam.

“Perumda TKR tidak akan menyentuh atau mencabut pipa milik CV Dwikarya, karena itu aset Dwikarya,” Jawab Dodi Suprapto, selaku bagian pengadaan dan jasa Perumda TKR.

Perlu diketahui Perumda TKR masuk ke perumahan Serdang Asri 2 dan Serdang asri 3 atas permintaan warga yang telah bersurat ke Perumda TKR untuk mensuppaly air bersih. (ara)

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments