Nama JK Terseret Dalam Polemik Ijasah Palsu Jokowi 

Jakarta (Brita7.com) – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas dan meluas hingga April 2026, ditandai dengan tudingan palsu yang terus disuarakan oleh pihak-pihak seperti Roy Suryo dan Rismon Sianipar, serta menyeret nama Jusuf Kalla. Meskipun UGM menegaskan keasliannya dan penyidik telah menunjukkan bukti, kontroversi berlanjut ke jalur hukum dan ranah public.

Munculnya nama Wakil Presiden ke-10 dan ke-13 RI tersebut bermula dari potongan video bergambar Rismon Hasiholan Sianipar yang menuding JK berada di balik layar serta menjadi penyokong dana kasus ijazah palsu yang ditudingkan kepada Presiden ketujuh RI.

JK buru-buru buka suara usai namanya dicatut memberikan dana Rp5 miliar untuk mempersoalkan kasus ijasah Jokowi.

“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar. Saya tidak pernah kenal pun Rismon itu, apa pun, ketemu tidak pernah. Roy karena dia bekas menteri saya kenal, ya saya kenal. Tapi yang lainnya tidak,” kata JK dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

Jusuf Kalla (JK), terlihat meluapkan kegeramannya dalam konferensi pers terbarunya usai dilaporkan atas dugaan penistaan agama ke polisi.

Kegeraman itu memuncak setelah sebelumnya JK juga terseret dalam polemik isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Dalam puncak kegeramannya tersebut, JK bahkan menyinggung bahwa dirinya merupakan sosok yang berjasa dalam perjalanan politik Jokowi hingga menjadi presiden setelah membawanya dari Solo ke Jakarta.

“Apa kurangnya saya coba? Saya yang bantu Jokowi. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Janganlah macam-macam begitu,” kata JK dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

JK mengambil langkah hukum terhadap Rismon Sianipar. Laporan tersebut dilayangkan setelah adanya tudingan Rismon yang menyebut JK mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan dalam perkara ijazah Joko Widodo. (ara)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments