Tudingan Ijasah Palsu Jokowi Hanya Ingin Mencemooh Jokowi Secara Personal

Jakarta (Brita7.com) – Tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo menurut penasehat ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, adalah gerbang untuk para pembenci Jokowi mencibir Jokowi.

Para pembenci Jokowi tersebut, menurut Aryanto,tidak benar-benar mempermasalahkan apakah ijazah Jokowi palsu, tetapi hanya ingin mencemooh Jokowi secara personal karena pernah tersakiti oleh Jokowi.

“Sejak saya pertama kali membahas (kasus tudingan ijazah palsu Jokowi) ini bulan April (2025), saya sudah punya teori bahwa ini yang terjadi bukan semata kasus tuduhan ijazah palsu melawan orang membutuhkan secara ilmiah bahwa itu memang betul-betul palsu. Itu kan entry point yang terjadi,” kata Aryanto Sutadi, dikutip Tribunnews dari tayangan kanal YouTube Geolive pada Rabu (24/6/2026).

Tapi yang sepertinya terjadi, lanjut Aryanto,  adalah ini antara kelompok orang yang dulu pernah disakiti oleh Jokowi, sehingga membenci, pendendam, melawan kelompok yang tidak mau Pak Jokowi itu disakiti oleh orang lain, terus kemudian entrynya adalah tuduhan ijazah palsu.

Aryanto berpandangan bahwa orang-orang yang membenci Jokowi melakukan berbagai upaya menjelekkan Jokowi sehingga rakyat yang semula tidak ikut-ikut menjadi terpengaruh untuk membenci mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Sementara yang menuduh ijazah palsu itu dia pakai mem-framing lewat medsos menyampaikan apa pun teori menurut dia, banyak teori yang sebetulnya tidak tepat, tetapi karena berulang-ulang terus akhirnya banyak rakyat yang terpengaruh,” ujarnya.

Sementara Pak Jokowi sendiri, sambung Aryanto,  sudah lapor ke hukum dan mempercayakan kepada proses hukum yang ada.(*)

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments