Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Bentuk FORPAM TB, Pelanggan Dilibatkan dalam Pengawasan Pelayanan

Tangerang (Brita7.com) – Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang memperkuat keterlibatan pelanggan dalam peningkatan kualitas pelayanan melalui pembentukan Forum Pelanggan Air Minum TIRTA BENTENG (FORPAM TB). Forum ini diharapkan menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan pelanggan sekaligus sarana untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait pelayanan air minum.

Pembentukan FORPAM TB menjadi bagian dari upaya mendorong pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Forum tersebut juga diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi mengenai berbagai program dan kebijakan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang kepada masyarakat.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, H. Dody Effendi, SH, mengatakan keberadaan forum pelanggan bukan untuk menggantikan fungsi perusahaan, melainkan menjadi mitra dalam membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat.

“FORPAM TB adalah mitra kami. Tugasnya menampung aspirasi pelanggan, membantu sosialisasi program, dan menjadi kontrol sosial yang membangun. Dengan ini pelayanan air minum di Kota Tangerang diharapkan semakin cepat dan tepat sasaran,” kata Dody.

Sementara itu, Bambang Wahyudi, salah satu pelanggan yang berada di Zona 1, menilai pembentukan Forum Pelanggan Air Minum TIRTA BENTENG dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat akuntabilitas pelayanan perusahaan kepada pelanggan.

Menurut Bambang, forum pelanggan dapat menjalankan sejumlah fungsi strategis, mulai dari menyampaikan keluhan dan saran hingga membantu masyarakat memperoleh informasi yang berkaitan dengan layanan air minum.

“Pembentukan Forum Pelanggan sudah sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 23 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum pada Perusahaan Daerah Air Minum serta Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 70 Tahun 2022. Forum pelanggan merupakan salah satu instrumen untuk mewujudkan pelayanan yang akuntabel,” ujar Bambang.

Ia juga  menjelaskan, keberadaan FORPAM TB diharapkan dapat menjalankan sejumlah fungsi, di antaranya:

  1. Menyalurkan keluhan, aspirasi, dan saran pelanggan.
  2. Membantu mensosialisasikan program Perumda Tirta Benteng, termasuk program MBR, promo sambungan baru, serta informasi mengenai jadwal atau gangguan pelayanan.
  3. Mengawasi mutu pelayanan secara objektif.
  4. Mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan air secara hemat dan bijak.

elain menjadi wadah komunikasi, forum tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai kanal informasi bagi pelanggan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja organisasi dan pegawai Perumda Tirta Benteng.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyinggung sejumlah pemberitaan dan isu yang beredar di ruang publik mengenai dugaan adanya kepentingan politik serta dugaan praktik pencucian uang yang dikaitkan dengan Perumda Tirta Benteng dan Direktur Utamanya.

Ia menekankan bahwa berbagai dugaan tersebut perlu disikapi secara hati-hati dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, apabila terdapat bukti valid mengenai dugaan pelanggaran hukum, pihak yang memiliki informasi atau bukti sebaiknya menempuh mekanisme pelaporan kepada aparat penegak hukum (APH) agar persoalan dapat diperiksa melalui proses yang sesuai ketentuan.

“Siapa yang mendalilkan harus dapat membuktikan. Jangan sampai isu yang belum terbukti menjadi tuduhan yang mengarah kepada fitnah dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat, khususnya pelanggan air minum Tirta Benteng,” kata Bambang.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila dugaan tersebut nantinya terbukti melalui proses pemeriksaan yang sah, maka Kepala Daerah selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Tirta Benteng dapat mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan regulasi yang berlaku.

Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, Bambang menilai perlu ada klarifikasi yang transparan untuk memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap Direktur Utama dan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.

Pembentukan FORPAM TB diharapkan tidak berhenti sebagai wadah formal, tetapi dapat berkembang menjadi forum komunikasi yang aktif antara pelanggan dan manajemen Perumda Tirta Benteng.

Dengan adanya saluran aspirasi yang lebih terstruktur, pelanggan diharapkan dapat memperoleh informasi secara lebih mudah, sementara perusahaan dapat menerima masukan secara langsung mengenai berbagai persoalan pelayanan di lapangan.

Keberadaan forum pelanggan juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih terbuka antara penyelenggara layanan air minum dan masyarakat. Transparansi informasi, penyampaian keluhan secara objektif, serta tindak lanjut yang terukur menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus kepercayaan pelanggan di Kota Tangerang.(GWT)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments